Perjalanan
Sekuntum Herbals Farm
Sekuntum Herbals Farm memproduksi telur ayam petelur tanpa antibiotik melalui sistem herbal, biosecurity ketat, dan riset ilmiah berkelanjutan. Lebih dari 17 tahun kami berkomitmen menghadirkan telur yang aman, berkualitas, dan bertanggung jawab bagi kesehatan manusia.
Cerita Panjang Meninggalkan Antimikroba
FARM SEKUNTUM
2006
Awal Pengembangan : Menggunakan produk herbal impor untuk meningkatkan dayatahan tubuh ayam.
Mempelajari herbal untuk manusia : Mencari referensi dari berbagai buku tentang herbal Indonesia yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, untuk dijadikan inspirasi dalam pengembangan produk alami yang menyehatkan ayam.
2007
Melakukan pembuatan herbal fermentasi : Bekerja sama dengan rekan kuliah yang memasarkan jamu ternak. Seperti metode Ecoenzym.
Uji coba Farm
Setelah uji satu bulan di kandang percobaan, terutama untuk uji Letal Dosis (LD50), Lalu produk herbal diterapkan di skala farm.
Kolaborasi Pengawasan
Bekerjasama dengan tabib pengobatan alternatif di daerah sekitar untuk memastikan kualitas dan efektivitas herbal yang dibuatnya.
2008
Transformasi Tanpa Antimikroba
Sekuntum Farm resmi tidak menggunakan antimikroba, meluncurkan merek Telur Sekuntum Herbals, dengan sebutan telur herbal.
Produksi herbal pertama
Dalam bentuk fermentasi awalnya dikirim dari Yogyakarta, namun karena kendala logistik, produksi dipindahkan ke Sekuntum, bahan baku dikirim dari Jawa Tengah dan Jogja.
INFO GRAFIS
